Anyer, Baduy dan Pesona Letusan Api Krakatau

Baduy Kids
Anyer, Baduy dan Pesona Letusan Api Krakatau
5 (100%) 14 votes

Menjadi kota pilihan utama destinasi liburan bagi penikmat wisata seperti Bogor, Anyer ataupun kota lainnya di sekitaran Ibukota Jakarta memang menjadi salah satu benefit bagi pariwisata daerah. Bagaimana tidak, karena paling minimal dalam sebulan sekali kami warga Jakarta selalu menyambangi kota mereka untuk berlibur, melepas lelah dan bercengkrama bersama keluarga 😀

Hecticnya Jakarta dipagi hari ketika semua orang mulai melakukan aktivitasnya masing-masing, terkadang malah sangat membuat kaki ini berat untuk melangkah, apalagi sedari pagi matahari enggan menampakkan bentuknya.



Keindahan pantai anyer dan pasir pantainya yang putih bersih tentunya tidak bisa dipandang sebelah mata bersaing dengan keindahan pantai dibelahan Indonesia lainnya seperti Bali, Lombok, Belitung, Aceh atau bahkan pantai- pantai keren lainnya di bagian Indonesia Timur.

Pantai Anyer
Daghh jangan dipandang lama-lama ini mantan pacar 😀

Bukan hanya wisata pantai yang bisa menjadi destinasi pilihannya ketika berada di Banten tetapi dari mulai pesona wisata Gunung Krakatau yang ekstrim di Selat Sunda, Taman Nasional Ujung Kulon dengan badaknya yang sudah terkenal seantero dunia, dan tentunya kita bisa juga “kulik” sejarah dibalik pembangunan jalan Anyer – Panarukan.

 

Cerita sejarah yang terpendam di pembangunan jalan raya sepanjang 1000 km Anyer – Panarukan, merentang dari ujung barat pulau jawa sampai dengan ujung timur pulau jawa dibangun hanya dalam kurun waktu 1 tahun saja (((echo))) juga tidak kalah menariknya. Ya, Herman Willem Daendels atau yang sering kita kenal dengan sebutan Daendels, politikus yang juga Gubernur Jendral hindia Belanda ke-36 yang menginstruksikan pembangunan jalan tersebut agar lebih mudah berkomunikasi antar kota dan bertahan dari serangan Perancis yang ketika itu berkuasa.

Berbeda dengan wisata pantai dan wisata lainnya yang ada di Banten, di dataran tinggi Banten tepatnya melalui pintu masuk desa ciboleger terdapat “koloni”  masyarakat yang masih memegang teguh tradisi mereka yakni menyimpan hasil pertanian mereka selama hampir lebih dari 30 tahun dan menjemurnya dalam rentang waktu tersebut.

Padi Suku Badui
Hasil panen padi Masyarakat Badui yang dijemur sebelum disimpan didalam lumbung- lumbung padi selama hampir 30 tahun. Photo Source : www.travelingstory.com

Pintu masuk di desa Ciboleger mengawali rentetan desa-desa menuju perkampungan Badui Luar dan Badui Dalam. Dari mulai Desa Keduketeg dimana terdapat pos pendaftaran untuk pengunjung yang datang, dan tentunya dipastikan pengunjung tidak membawa ataupun menggunakan barang- barang elektronik, kamera dan alat komunikasi seperti handphone dan yang semisalnya.

Sepanjang perjalanan kita akan banyak disuguhi objek-objek “Human Interaction”  dan layak untuk diabadikan. Selanjutnya menuju Desa Sahulu, Desa Balimbing, Desa Marengo, dan beristirahat di Desa Gazebo  yang tidak jauh setelahnya kita akan melintasi jembatan bambu sebagai penghubung dan pemisah antara Perkampungan Badui Luar dan Badui Dalam.

 

Jarak Perkampungan Badui Dalam tepatnya Desa Cibeo dari jembatan bambu pemisah ini dengan Badui Luar cukuplah memakan waktu yang panjang sekitar hampir 2 jam. Perlu juga diketahui bahwa dalam tradisi Badui Dalam biasanya pada siang hari para orang tua khususnya wanita akan pergi berladang, sehingganya tanggung jawab menjaga anggota keluarga dibebankan kepada anak tertua. Dan tradisi siskamling menjaga kampung dilakukan oleh para lelaki dewasa pada siang hari.

Anak Badui
Anak tertuanya yang paling kanan ya bukan yang paling kiri 😀 – Photo Source : www.travelingstory.com

Eksotisme Wisata Banten tentunya bisa menjadi alternatif destinasi liburan ala pantai yang bisa kita nikmati bersama keluarga dan tentunya dengan biaya liburan yang tidak terlalu mahal. Bagaimana?

Another Stories, didepan Kita

My Stories
Another Stories, didepan Kita
5 (100%) 8 votes

 

Jadi ga bisa dibatalkan aja ini surat pengajuannya?

Ndak bisa rasanya Pak 🙂

(Hening . . )

Ya sudah saya terima suratnya, selamat seneng-seneng ya di Belitung sampai ketemu hari Rabu di kantor. (Berjabatan tangan)

Itulah beberapa penggalan percakapan saya selama kurang lebih 30 menit-an antara saya dengan Pak Eric Tjetjep selaku CEO Ezytravel.co.id yang sudah saya kenal hampir 3 tahun yang lalu tepatnya dibulan januari 2014. Kala itu saya memutuskan untuk kembali ke Jakarta setelah menetap bekerja selama 3 tahun di Pekanbaru dan Padang bersama isteri dan 2 anak saya direntang waktu 2011 sampai dengan awal 2014.

Istana Pagaruyung
Lokasi : Istana Basa Pagaruyung, Tanah Datar Sumatera Barat

Ada ungkapan ketika kita lahir ke dunia sebagai seorang bayi kita diberikan sebaik-baiknya sifat dan perilaku, maka ketika kita dikembalikan ke Maha Kuasa maka kita berdoa untuk diberikan jalan kembali dengan sebaik-baiknya kembali.

Dan karena itu jua ketika kita datang dan mengetuk rumah orang lain dengan salam yang baik maka tentunya kita juga berusaha dengan sekuat tenaga untuk pergi dengan cara dan salam yang baik pula.

 

Perjalanan selama 2 hari 3 malam ke Belitung menjadi cerita yang tidak terlupakan dari deretan cerita panjang ketika awal saya mengenal Pak Doddy CTO Ezytravel, Iona, Selly, Cindy dan Mba Wati di Digital Marketing Team, Ibu Irene dan Mba Diah di Operasional, Pak Pras, Mas Marlil, Mas Fandi dan Mas Yosia di Team Dev, yang keseluruhannya bisa dibilang team “mungil” karena memang sedikit SDM internal ketika itu. Dan sampai saat ini sudah bisa dibilang sangat berkembang dari tahun-tahun sebelumnya, ada Mas Edo (saat ini sudah tidak bergabung lagi dengan Ezytravel), Liana di Marketing, Mas Chandra yang incharge dianalisis, Mas Yonathan, Mas Harun, Mas Jeki, Imam, Dika, Ennitan, Yolanda dan tentunya team Operasional yang juga semakin solid.

Keceriaan dan kekompakan selama perjalanan ke Belitung juga masih terasa kental sama seperti ketika di tahun 2015 outbound di Puncak Bogor.

 

Ezytravel
Bersama dengan Pak Eric Tjetjep CEO Ezytravel.co.id – Sept 2015
Ezytravel Outing
Alhamdulillah target achieved 🙂

* **

Diawali di tahun 2016 dengan trip bogor bersama blogger HelloBogor dan teman-teman wartawan, silaturahmi yang bertepatan dengan Bulan Ramadhan juga menjadi moment yang nikmat rasanya ketika bisa kumpulin teman-teman Blogger papan atas dari 6 kota ( Bogor, Semarang, Lombok, Makassar, Palembang & Aceh ) untuk kumpul di jakarta dan bisa buka puasa bareng-bareng.

“The Dutch Cemetary” KRB – Kebun Raya Bogor.

Ternyata kuburan belanda itu ga se-serem kuburan TPU umumnya yang sering kita bayangin ada setan, kuntilanak, genderuwo, jin iprit dan keluarganya 😜. Tapi yang pasti kalau kata @jeanettvericaa keluar kuburan bakalan berasa jadi “cewek gatel” karena garuk-garuk digigit nyamuk yang segambreng

A photo posted by Yudhie (@yudhieq) on

 

Ditahun kedua bekerja, spirit saya bertambah deras dari yang hanya mengerjakan strategi digital secara online di medan perangnya Mbah Google secara berdarah-darah, tetapi juga saat itu saya diberikan kesempatan untuk mengasah kembali aktivitas secara offline yang sudah beberapa lama waktunya tidak saya lakukan dengan intensif. Ya, pilihan komunitas blogger yang pertama akan dikunjungi jatuh ke Kota Bogor karena tentunya letaknya yang tidak jauh dari jakarta dan Bogor juga menjadi alternatif kota tujuan liburan untuk wisdom yang berasal dari sekitaran kota Bogor.

 

Lanjut dibulan berikut lanjut berkunjung ke Kota Lumpia Semarang, dan Pulau Seribu Masjid Lombok.

 

 

Dan tiba saatnya berkunjung ke pulau bagian timur Indonesia dan bagian barat indonesia. Dan ternyata setelah saya analisa, image-image yang saya “capture” dari Kamera Microsoft Windows Mobile bisa dapetin hasil cihuy kalau mendapat kualitas pencahayaan yang sangat memadai menuju ke objeknya terutama pencahayaan matahari. Dan ada beberapa stok foto keren ( *menurut saya loh) di Makassar yang kalau ndak saya kasih caption sayang rasanya 🙂

 

 

Dan alhamdulillah bisa menginjakan kaki dan utamanya bisa shalat di Bumi Serambi Mekah. Dan ada cerita lucu pada saat itu Mba Cindy berubah menjadi“Cut Cindy”  karena harus mengenakan kerudung ketika masuk ke areal Masjid Baiturrahman.

Dan yang paling “ngangenin” adalah Sangernya haha. Ketika malam setelah Meetup di Aceh saya tanyakan ke Group WA HelloAcehku.com tentang Sanger ini keteman-teman Blogger, mereka diam membisu seribu bahasa 🙂 . Tapi ketika saya upload gelas Sanger Ricing yang sudah habis saya sruput barulah muncul saran- saran yang fantastis untuk icip-icip kuliner di Aceh sebelum saya kembali ke Jakarta, salah satunya untuk icip-icip kambing ganja haha. Nextlah ya Bang Yud kalau ada umur saya ke Aceh lagi.

Dan merinding saya rasakan ketika menaiki Kapal PLTD Apung milik PLN dengan berat ribuan Ton yang dihempas terjangan Tsunami sejauh hampir 6 KM.

 

Monumen PLTD Apung Aceh
Monumen PLTD Apung Aceh

Lanjut ke pertemuan berikutnya Blogger Bandung, Blogger Surabaya dan Blogger Malang. Di Surabaya Bloggernya didominasi sama Emak-Emak Blogger rame seru bin heboh :). Maafkan stok fotonya ndak banyak untuk Meetup Bandung, Surabaya dan Malang karena agak kerepotan harus estafet 3 kota sekaligus.

 

Terima kasih buat Kang Harris yang awalnya bisa pertemukan dengan Blogger Bogor Blogor dan Blogger Bandung, Mas Munif di Loempia Semarang, Bang Ideep di Lombok alhamdulillah yang awalnya belum ada komunitas blogger di Lombok akhirnya HelloLombokku.com dapat mewadahinya, Deng Ipul, Deng Made dan Kakak Nanie di Anging Mammiri Makassar, Mba Nike di Wong Kito Palembang, Mba Bebi di Aceh yang direferensiin sama Mba Dewi “Dedew” Rieka meskipun Mba Bebi akhirnya ndak jadi ikutan join di HelloAcehku.com karena kesibukannya mengajar bahasa Jerman, Kang Benny di Bandung, Mba Rahmah di Surabaya dan Mas Ihwan di Malang.

Entah kenapa saya lebih suka memanggil teman-teman Blogger Hello Nusantara sebagai Travel Blogger, karena menurut saya meskipun diluar sana sangat banyak sekali travel blogger yang bisa wara-wiri traveling tapi teman- teman Blogger Hello Nusantara punya kesempatan yang sama juga kok dan punya “sense of writing”  tentang travel yang juga ndak kalah hebatnya. Duh kalo kayak gini bawaannya mau ngasih amal backlink aja degh haha → Travel Blogger Indonesia kalau ada yang mau ngasih saya juga alhamdulillah saya terima dengan tangan terbuka haha. Semoga bermanfaat ya dan tetap terus jaga silaturahmi dan keseruan di Group Whatsapp 🙂

 

Terima kasih juga untuk Pak Eric Tjejep yang telah memberikan saya kesempatan untuk fokus di niche Online Travel, terima kasih juga untuk Pak Doddy yang telah berkomunikasi sejak awal di email ketika awal saya interview di Ezytravel dan berangkat kembali dari Pekanbaru ke Jakarta, terima kasih untuk teman- teman Marketing, Team Dev, Team Operasional, HR dan Mas Chandra.

Terima kasih untuk semuanya 🙂

Tumblr diblokir Kominfo, WOW! Enggak Ada Kerjaan Aja

Tumblr
Tumblr diblokir Kominfo, WOW! Enggak Ada Kerjaan Aja
5 (100%) 7 votes

Menanggapi berita diblokir Tumblr di Indonesia, meskipun saya bukan pengguna aktif Tumblr ataupun pengguna yang memanfaatkan free hostingnya Tumblr saya coba menganalisa kenapa Pemerintah khususnya Kominfo yang katanya sarang sex dan sinonim lainnya.

Saya coba menelusuri tentunya menggunakan search engine Google.co.id dengan 1 keyword dari ratusan mungkin ribuan varian keywords yang related dengan sex. Dan hasilnya… WOW! 24 Juta result untuk 1 keyword.

Tentunya dari pemberitaan ini kita semakin semangat mengingatkan saudara dan anak-anak kita untuk terhindar dari maksiat

*Yang saya highlight merah jangan disearch ya, mending cari yang halal aja saya doakan semuanya bisa dapet pasangan halal Amin

Tumblr diblokir

Belitung BUKAN HANYA Andrea Hirata dan Ahok

Menara Mercusuar Pulau Lengkuas L.I. Enthoyen
Belitung BUKAN HANYA Andrea Hirata dan Ahok
5 (100%) 9 votes

Dari pantai, gugusan batu- batu besar, ikan ketarap sampai lada menjadi penghias di negeri yang merupakan  salah satu penghasil timah terbesar di duniaNegeri Pulau Timah  yang saat ini identik dengan cerita pahlawan- pahlawan kecil laskar pelangi yang berjuang bersama dalam suka dan duka kehidupan. Negeri yang saat ini sudah “diketahui” dunia melalu translasi salah satu buku karya Andrea Hirata dalam berbagai versi bahasa dunia. Selama kurun waktu dari tahun 1710 hingga sekarang negeri yang disebut wangka yang dalam bahasa asli Bangka Belitung yang berarti timah, menjadi penghasil uang penopang kehidupan negeri ini.

SD Muhammadiyah Gantong Belitung
Replika SD Muhammadiyah Gantong Belitung

Berangkat traveling dan sedikit agak memaksakan kantuk yang luar biasa di dini hari memang sangat jarang saya lakukan, dan mendapatkan respon yang cepat dari salah satu layanan transportasi di jakarta tentunya membuat mata ini mendapatkan harapan untuk sejenak dipejamkan ketika saya bisa cepat tiba di Bandara Soekarno Hatta.

Bluebird Taxi Mobile Application
Bluebird Taxi Mobile Application

Alhamdulillah setelah penerbangan beberapa saat saya pun tiba dengan selamat di Bandara H.AS. Hanandjoeddin yang memiliki nama awalnya adalah Bandara Udara Boeloeh Toembang. Destinasi wisata Belitung khususnya sangat didominasi dengan wisata pantainya dan wisata sejarah. Seperti di Pantai Burung Mandi, Klenteng Dewi Kwan Im yang sudah tegak berdiri sejak tahun 1747M, Kampung Ahok dan tentunya Museum Rumah Kata Andrea Hirata yang terawat dengan rapi.

Menikmati istirahat di salah satu hotel di Belitung untuk meng-explore“next trip” di spot pantai dan kopi khas dari belitung yang masyarakat lokal menyebutnya “kopi kuli” menjadi tujuan utama saya melakukan traveling ini. Karena tentunya Belitung bukan hanya Andrea Hirata dan Ahok yang sangat dielu-elukan karena salah satu hal yang mereka lakukan memajukan pariwisata Belitung.

Wisata pantai, snorkling dan diving yang sudah sangat tersohor tentunya tidak bisa kita abaikan keasriannya dari tangan-tangan jahil yang ingin merusak dan mengotorinya.

  1. Pulau Lengkuas, masyarakat lokal menyebutnya dengan sebutan ini berkaitan dengan menara mercusuar L.I Enthoyen yang dibangun belanda di tahun 1882. Dengan tinggi 65 meter diatas permukaan laut, 18 lantai dan 313 anak tangga mercusuar berlapis besi yang sudah berumur hampir 200 tahun-an ini masih kokoh tegak berdiri.
  2. Pulau Garuda, pulau dengan batu besar berbentuk kepala garuda ini tidak bisa kita singgahi karena dasar laut yang dipenuhi karang-karang tajam yang bisa membuat kapal karam sehingganya kita hanya bisa menikmatinya dari permukaan air yang cukup dalam saja. Dan sepanjang perjalanan kita akan banyak jumpai gugusan batu granit besar menghiasi karya Sang Pencipta
    Pulau Garuda Belitung
    Pulau Garuda Belitung

    Batu Granit Belitung
    Gugusan Batu Granit Belitung
  3. Pulau Kepayang
  4. Pulau Pasir, pulau ini hanya bisa disinggahi ketika air laut sedang surut sehingganya gundukan pasir berbentuk pulau ini dapat terlihat dan kapalpun bisa merapat. Dipulau ini jika beruntung kita akan temukan bintang laut seukuran lebih dari 2 telapak tangan orang dewasa.
  5. Pulau Batu Berlayar, dan
  6. Pantai Pelabuhan Bilik Tanjung Tinggi yang merupakan spot shooting film Laskar Pelangi di tahun 2008

Terlepas dari hal itu tentunya negeri ini pasti punya pahlawan- pahlawan muda  yang dengan ikhlas bisa memakmurkan negerinya sendiri, negeri ini punya potensi lainnya dari mulai budaya, kuliner, dan keunikan lainnya yang bisa dibanggakan dan bukan hanya sekedar menikmati perjuangan Andrea Hirata sejak kurang lebih hampir 10 tahun yang lalu dan Ahok saja.

Negeri ini punya tradisi kuliner yang patut dibanggakan karena menyimpan makna kebersamaan “berdulang” yakni menyajikan lauk pauk dalam 1 nampan besar yang bisa disantap oleh 4 orang dan tentu menu ikan asli hasil dari laut belitung, Ikan Ketarap yang disajikan didalam sebuah gangan atau buah kelapa segar yang dikupas dan dibuang air kelapanya sehingganya bisa cukup untuk penyaji ikan ketarap dan disantap bersama sambal khas belitung sambal serai.

Transportasi dan akomodasi disponsori Ezytravel.co.id

All images capture with Microsoft Lumia #ShotOnMyLumia

Kelu Kemerdekaan #SweetSeventy di Minangkabau Sumatera Barat

Kelu Kemerdekaan #SweetSeventy di Minangkabau Sumatera Barat
5 (100%) 4 votes

Kami telah melakukan kewajiban kami mengembalikan kemerdekaan indonesia

Sekarang :

Lidah kami telah kaku
Telinga kami telah pekak
Mata kami telah buta
Tulang kami telah berserakan

Terimalah pesan kami

Teruskan perjuangan kami
Sampai keakhir zaman
Untuk menciptakan satu masyarakat
Yang adil dan makmur

Bebas dari kehinaan
Bebas dari kemelaratan
Bebas dari kemiskinan

Terimalah lambang ini sebagai persada hati kami

Pejuang revolusi 1945

Baris-baris tulisan ini membuat saya “merinding” ketika kata per kata saya cermati dengan seksama. Pesan pendahulu Republik ini terpampang nyata disalah satu dinding bangunan yang cukup usang seolah tidak diindahkan lagi oleh khalayak banyak berdampingan tidak seberapa jauh dari salah satu tugu peringatannya.

Ya, bangunan itu adalah Kantor PDRI ( Pemerintah Darurat Republik Indonesia ) yang juga sudah disematkan sebagai Situs Cagar Budaya oleh bangsa ini.

A photo posted by Yudhie (@yudhieq) on

Berjarak kurang lebih 40 Km dari Pusat Kota Payakumbuh atau sekitar 25 Km dari kampung kami Jorong Kuranji Lima Puluh Kota menuju Koto Tinggi yang memang letaknya di perbukitan. Saya memang sengaja untuk mengajak isteri dan anak-anak saya untuk mengetahui bahwa negeri yang besar ini dari Sabang dari Merauke pernah memiliki Pusat Pemerintahan di Koto Tinggi Sumatera Barat dan seorang berdarah Minangkabau Syafruddin Prawiranegara yang pernah memimpin negeri ini dalam rentang waktu tahun 1948 -1949 ketika Belanda merasa tidak “ikhlas” memberikan kemerdekaan kepada Republik ini. Semakin merinding saya dibuatnya ketika saya membaca kutipan literatur pidato yang pernah diucapkan Syafruddin Prawiranegara

“Negara RI tidak tergantung kepada Soekarno-Hatta, sekalipun kedua pemimpin itu sangat berharga bagi kita. Patah tumbuh hilang berganti. Kepada seluruh Angkatan Perang Negara RI kami serukan: Bertempurlah, gempurlah Belanda di mana saja dan dengan apa saja mereka dapat dibasmi. Jangan letakkan senjata, menghentikan tembak-menembak kalau belum ada perintah dari pemerintah yang kami pimpin. Camkanlah hal ini untuk menghindarkan tipuan-tipuan musuh.”

Semangat saya yang awalnya saat berapi-api ketika kembali dari Tugu Koto Tinggi ini, namun agak sedikit padam ketika di tengah perjalanan melihat penjual BBM Pertamini yang seakan-akan bagian dari perusahaan besar sekelas Pertamina. Berpikir dalam hati ini kelu, apakah sebegitu miskin negeri yang akan menginjak umurnya #SweetSeventy ini sampai-sampai rakyat harus menyediakan pasokan bahan bakarnya sendiri tanpa adanya SPBU yang berjarak tidak kurang dari 25 km, sementara di Ibukota dan kota-kota besar lainnya “berserak-serakan”.  Pertamini-Pertamina Tidak mau berlama-lama dengan kelu kesah negeri ini, saya harus tetap bersemangat berpikir bahwa negeri ini punya “sesuatu” yang masih bisa kita harapkan dan banggakan. Negeri ini masih punya alam yang bisa membuat bola-bola mata kita segar dan berbinar ketika melihatnya, negeri ini masih punya udara segar untuk kita hirup, negeri ini masih budaya & martabat di mata orang-orang di negeri lain dan tentunya negeri ini masih punya penerus Imam Bonjol, Teuku Umar, Sultan Hasanuddin dan pahlawan lainnya yang masih tetap berkobar-kobar untuk menjaga negeri ini baik dengan bercerita seperti yang dilakukan www.hikayatbanda.com dan www.daenggassing.com ataupun dengan cara lainnya. Lembah Harau Lembah Harau Payakumbuh Istana Basa Pagaruyung Sampan-Lembah-Harau Tidak kurang dari 120-an Km hari itu perjalanan saya, isteri dan anak-anak di provinsi yang beribukota Padang ini dari mulai Payakumbuh – Istana Basa Pagaruyung Tanah Datar melewati Batu Sangkar – Sawah Lunto melewati Nagari Talawi Sijunjung sambil mencicipi nikmatnya Semangka langsung dari kebunnya dan berakhir di Danau Singkarak Solok melalui Ombilin, dan perjalanan ini sangat dibutuhkan oleh anak-anak saya agar mereka bisa menceritakan asal usul budaya mereka ke anak cucu generasi berikutnya. Peta Sumbar

A photo posted by Yudhie (@yudhieq) on

Istana-Pagaruyung-Sumbar

Masjid Quba Tanah Datar

Sawah Lunto

Kebun Semangka Talawi

Perjalanan liburan keluarga di Alam Takambang ini tentunya di tutup dengan menikmati aroma Kopi Solok di Bukittinggi dan bersiap kembali ke Jakarta untuk melanjutkan kemerdekaan negeri ini. Bagaimana dengan kamu? 🙂

Bandara International Minangkabau

Jam Gadang

Bendi Jam Gadang

Tiket “Obral” di Abacus Travel Fair 2014

Tiket “Obral” di Abacus Travel Fair 2014
5 (100%) 3 votes

Seiring dengan berkembangnya internet dalam 1 dekade terakhir, membuat penikmat traveling dan jalan-jalan tidak lagi kesulitan mendapatkan informasi tentang destinasi eksotis, rute perjalanan dan akomodasi termurah. Semua informasi tersebut dapat Anda dapatkan dengan mencari artikel traveling melalui internet.

Pertengahan Oktober lalu tepatnya tanggal 21 oktober saya berkesempatan “menyambangi” event Abacus Travel Fair yang baru pertama kali di adakan oleh Abacus sebagai penyedia sistem travel yang secara bersamaan juga memperkenalkan apps Travelcase.

abacus travel fair
Opening Ceremony Abacus Travel Fair 2014

Selain event ini berbarengan dengan Islamic Umrah & Haji Fair yang menawarkan biaya umroh murah dan haji plus, event ini juga banyak di ikuti oleh Tourism Board dari UK, Spain dan Negara lainnya.

Untuk perjalanan wisata International dan Domestik peserta event dipisahkan didalam Plenary Hall dimana tiap- tiap peserta menawarkan harga yang murah dari mulai Tour Bangkok $271 untuk 3 Hari 4 Malam dan harga lainnya yang sangat bersaing.

Mata saya tertuju kesebuah icon yang lucu berbentuk Penguin dengan nama Si Timur. Icon ini merupakan Brand dari Ezytravel salah satu peserta di Abacus Travel Fair 2014 ini.

Nah bagi Anda yang ingin melakukan perjalanan wisata baik sendiri atau bersama keluarga pastikan Anda bisa mendapatkan informasi mengenai event- event traveling sehingganya Anda bisa mendapatkan harga yang kompetitif. 🙂

All images capture with Microsoft Lumia 535

Semilir Elegan di Basko Hotel Padang

Semilir Elegan di Basko Hotel Padang
5 (100%) 2 votes

Setelah mendapatkan cuti yang tidak terlalu lama yakni dua hari saya memutuskan untuk berangkat ke Ranah Minangkabau dengan tiket pesawat jakarta ke padang. Sesampainya di “Nagari Takambang” dan memutuskan untuk menginap Hotel di Padang yang jaraknya tidak jauh dari Bandara International Minangkabau sesuai informasi yang saya dapatkan. Dari kejauhan sudah tampak icon Basko Hotel ini dengan padanan lima bintang terang di bawahnya.

Sekilas "terkikik" dalam hati apa maksud si empunya menyematkan nama Basko, apakah memang si empunya sangat hobi sekali dengan bakso sehingganya dinamakan demikian ataukah si empunya selain dari pemilik hotel juga memiliki bisnis bakso :)

Sampai di depan hotel saya berencana tidak langsung check-in namun saya sengaja berjalan di sekitar hotel yang memang di jam itu masih ramai dengan pengunjung Mall yang “bersliweran“.

pantai padang
Muara Pantai Padang

Setelah cukup lama saya “bercengkrama” dengan tiupan angin pantai saya berencana untuk bergegas check-in kedalam hotel namun tetap saya penasaran dengan keramaian yang sebelumnya sempat saya lihat dan ternyata Hotel Basko ini berdampingan dengan Basko Grand Mall dan saya coba browsing di Google dan ketemu www.baskograndmall.com. Semakin penasaran saja saya siapa si empunya yang “semau-maunya” memberikan nama hotel sebesar ini hampir mirip dengan jajanan Bakso 🙂

padang mall
Basko Grand Mall Padang

Melangkah ke lobby mata saya cukup terpesona dengan konsep elegan yang diterapkan si hotel yang berada di luar jakarta ini. Berjalan dari pelataran depan sekilas saya melihat hotel ini mirip dengan miniaturnya Hotel Mulia Jakarta.

Basko Hotel Padang
Lobby Basko Hotel Padang

Bergegas setelah mendapatkan kamar dari Front Officernya dan menanyakan tentang arti nama Basko yang singkatan dari Basrizal Koto si empunya Hotel dan Mall di sebelah, saya langsung kearah lift menuju kamar. Melintasi lorong yang bersih  ketika membuka pintu dengan keycard, wow sesuai dengan informasi yang saya dapatkan sebelum saya memutuskan untuk menginap di hotel ini.

basko hotel padang

Setelah cukup segar dan tentunya bersih-bersih setelah perjalanan jauh dari jakarta saya turun ke bawah untuk sekedar minum kopi di Lounge dan terpikir untuk ambil foto dari Roof Top dan bisa jadi dokumentasi yang memuaskan. Dan hal ini saya lanjutkan di esok pagi harinya sebelum saya berangkat ke Jorong Kuranji Payakumbuh

Minangkabau

Meskipun hanya satu malam di Basko Hotel Padang, sepertinya kedepannya saya akan mencoba kembali “menjajal” Hotel Murah di Padang Minangkabau ini atau bahkan hotel-hotel lainnya yang saya rasa juga memiliki konsep yang bagus dan tentunya juga mengajak anak-anak saya tour ke padang juga.

All images capture with Microsoft Lumia 535

Liburan Murah dengan Tiket Pesawat ke Malaysia

Liburan Murah dengan Tiket Pesawat ke Malaysia
5 (100%) 3 votes

Sudahkan Anda merencanakan liburan Anda dan membeli tiket ke malaysia? Jika Anda bosan dengan rutinitas di Kota Macet Jakarta, tak ada salahnya mencoba berlibur ke negara tetangga Malaysia. Ya, banyak yang beranggapan traveling Malaysia ataupun ke luar negeri memakan biaya mahal. Mungkin alternatif untuk Tiket Murah Anda bisa mencobanya di Ezytravel. Terlebih lagi dengan adanya banyak anggapan orang bahwa harga tiket pesawat ke Malaysia yang terlalu “mahal”.

Sebenarnya berwisata tidak harus mahal, itulah slogan yang harus diterapkan.

Banyak destinasi di Malaysia yang dapat anda kunjungi dengan biaya murah namun, tetap indah untuk dikunjungi. Untuk anda yang ingin jalan-jalan ke Kuala Lumpur, berikut ini destinasi murah bahkan gratis yang dapat anda kunjungi di Malaysia :

1. Twin Tower Petronas

Jalan-jalan ke Kuala Lumpur rasanya belum lengkap  jika belum mengunjungi Twin Tower Petronas. Menara ini memang menjadi ikon Malaysia yang gratis dinikmati oleh turis. Anda hanya diminta membayar apabila anda memasuki menara dan menaiki jembatan yang menghubungkan dua menara ini atau skybridge.

Silahkan berfoto sepuasnya di Twin Tower ini. Agar hasil foto sempurna, ambilah posisi di pelataran. Sebaiknya berfotolah saat malam hari karena menara ini akan sangat cantik di malam hari berkat lampu yang meneranginya.

twin tower petronas
Pesona Kota Kuala Lumpur Malaysia dari ketinggian

2. Bukit Bintang

Buat anda yang hobi nongkrong dan mengaku gaul, bukit bintang lah tempat yang cocok karena di sinilah anak-anak Malaysia bisa nongkrong. Namun, bukit bintang bukanlah nama sebuah bukit, melainkan nama sebuah jalan yang terdapat di Kuala Lumpur. Banyaknya mal serta toko pakaian dan pedagang kaki lima membuat tempat ini juga cocok bagi anda yang ingin membeli oleh-oleh maupun souvenir. Souvenir yang banyak diincar turis adalah miniatur menara Petronas. Anda dapat puas berbelanja di sini.

bukit bintang malaysia
Suasana Jalan Bukit Bintang pada Malam Hari

3. Istana Negara Putrajaya

Tempat selanjutnya yang sayang untuk dilewatkan karena gratis adalah Istana negara di Putrajaya. Banyak turis berkumpul di sini. Namun, selayaknya istana tempat ini dijaga ketat oleh 4 orang pengawal yang terbagi menjadi dua bagian yaitu 2 orang penjaga berkuda dan  2 orang penjaga dengan senjata . Anda bebas berfoto dengan penjaga tersebut karena tidak dipungut bayaran atau free.

tiket pesawat ke malaysia
Salah Satu Sisi di Istana Negara Putrajaya

4. Masjid Sultan Abu Bakar

Jika anda jalan-jalan ke Kuala Lumpur, cobalah beribadah di masjid tertua di KL yaitu Masjid Sultan Abu Bakar  yang berada di Jl. Skundai, Johor, Malaysia. Untuk memasuki masjid yang memiliki bangunan besar namun terawat ini, anda dapat memasukinya seperti biasa tanpa dipungut biaya. Begitu memasuki masjid ini, anda akan disambut oleh ruangan berkarpet tebal berwarna abu-abu.

tiket pesawat malaysia
Masjid Sultan Abu Bakar Malaysia

5. Gedung Jawatan Perdana Menteri Malaysia

Kawasan sekitar Gedung Jawatan Perdana Menteri Malaysia yang berada di Putrajaya juga dapat anda jadikan destinasi liburan anda. Di gedung yang terletak di pusat kota ini, anda juga dapat berfoto secara gratis dengan dikelilingi banyak gedung cantik.

tiket pesawat ke malaysia
Gedung Jawatan Perdana Menteri Malaysia

Itulah beberapa destinasi wisata yang murah bahkan gratis yang dapat anda kunjungi bersama keluarga. Semoga bermanfaat bagi anda yang ingin jalan-jalan ke Kuala Lumpur. Bagaimana, liburan tidak harus mahal bukan?

All images capture with Microsoft Lumia 535

Fakta Ketika Terbang Ke Jakarta Mulai di Tinggalkan

Fakta Ketika Terbang Ke Jakarta Mulai di Tinggalkan
5 (100%) 3 votes

Pergi ke Jakarta? “Naik kereta atau pesan tiket pesawat”? Rangkaian kata- kata tersebut yang mungkin muncul ketika Anda sedang bersama kerabat dan berbincang- bincang di kedai atau pun tempat berkumpul lainnya.

Dilema memang ketika muncul keinginan besar Anda dan keluarga untuk terbang ke Jakarta dari Padang dengan niatan awal bekerja untuk mencari pendapatan berlebih dibandingkan dengan pendapatan Anda saat ini di tanah kelahiran Anda,  atau sekedar menghabiskan waktu liburan Anda bersama keluarga dan handai taulan.

Berikut 4 fakta yang membuat sebagian masyarakat terbang meninggalkan Jakarta untuk menggantungkan rezeki dan tempat tinggal :

1. Macet

Sudah bukan rahasia umum bahwa sebagian besar dari kebanyakan kota- kota besar di dunia terlebuh lagi jika Anda sudah pernah traveling ke Asia memiliki tingkat kesibukan yang berlebih di bandingkan dengan daerah- daerah kecil lainnya. Namun Kota Jakarta memiliki tingkat kesibukan dan tingkat kemacetan yang sangat berlebihan, karena pertumbuhan kendaraan bermotor tidak bisa diimbangi dengan pertumbuhan infrastruktur jalan namun yang saat ini mampu di lakukan hanyalah memindahkan tingkat kemacetan saja.

Sehingganya ketika suatu daerah di bagian Jakarta tidak mengalami kemacetan, artinya di beberapa bagian Jakarta lainnya pasti sedang mengalami kemacetan.

macet jakarta
Kondisi kemacetan di Jakarta pagi hari sampai dengan menjelang malam hari

2. Banjir

Sekilas jika Anda melihat anak- anak ceria sedang bermain- main dengan air, perasaan “sumringah” pasti akan keluar dari mulut kita. Namun berbeda halnya jika air yang mengalir ini adalah aliran sungai yang sangat deras yang menghanyutkan sampah- sampah dari bantaran sungai dan membawanya ke tengah kota Jakarta dan membuat banjir hampir seluruh bagian kota Jakarta.

Belum lagi diperparah ketika keadaan ini tidak terpantau dan beberapa mengakibatkan anak- anak kita hanyut terbawa aliran sungai ini dan tentunya penyakit kulit dan pencernaan pasca banjir.

banjir jakarta
Banjir di Ibukota Negara Jakarta yang banyak di alami hampir seluruh warga Jakarta

3. Jorok

Sangat tidak nyaman ketika Anda sedang berkendara di Jakarta namun terhenti di persimpangan jalan karena persimpangan tersebut di gunakan untuk berjualan sayur yang sudah tentu bukan seharusnya di lakukan di pinggir jalan. Belum lagi sayur mayur yang di perdagangkan tidak di bersihkan dan hanya di tumpuk di pinggir jalan sehingganya membuat pandangan tidak nyaman dan bau yang tidak sedap.

sampah jakarta
Budaya membuang sampah sembarang akibat kurang edukasi dari pemerintah dan di dukung juga oleh pola masyarakat yang tidak mau di atur

4. Sempit Berjalan

Mungkin Anda akan bingung dengan poin terakhir ini, beberapa fakta menyebutkan bahwa Anda akan merasa sulit berjalan kaki di Jakarta baik hal itu di lakukan pagi hari, siang hari atau bahkan sore hari.

Pasalnya ketika Anda sedang berjalan di atas trotoar yang membentang di Jakarta, Anda akan mendapatkan bunyi klakson dari kendaraan roda dua yang ternyata naik keatas trotoar dan meskipun itu tidak terjadi pada Anda, selanjutnya ketika Anda sedang asik berjalan, langkah Anda akan terhenti karena terhalang warung yang dengan sengaja didirikan di atas trotoar dan akhirnya Anda harus turun dari trotoar dan bisa jadi kendaraan roda dua dan roda empat bisa melindas Anda

trotoar jakarta
Kebebasan pengguna jalan kaki di Jakarta hampir punah akibat infrastruktur yang tidak memadai dan pola mental warga jakarta yang sudah akut

Jadi pastikan Anda telah merencanakan segala hal yang akan Anda dan keluarga lakukan di Jakarta untuk waktu yang sudah di tentukan, dan tentunya tetap tidak melakukan hal- hal yang dapat membuat Jakarta menjadi tidak layak untuk di huni.

All images capture with Microsoft Lumia 535

Filosofi Angka di Negeri Cina

Filosofi Angka di Negeri Cina
5 (100%) 2 votes

189words.com – Bahasa adalah sarana penyampaian dan komunikasi kita dengan sesama meskipun banyaknya perbedaan bahasa dalam komunikasi di belahan dunia ini, tidak terlepas pula di Indonesia dimana bahasa yang kita kenal sebagai bahasa nasional juga banyak terdapat bahasa daerah yang sangat beragam di negeri ini.

angka cina
Filosofi angka di negeri cina

Tidak berbeda dengan bahasa, angka pun memiliki fungsi yang sama.

Berbeda di indonesia pada umumnya, jika kita terbang ke Negeri Cina angka memiliki makna yang sangat dalam. Berikut filosofi angka di negeri Cina :

  • Angka 0 atau dalam Penulisan Bahasa Indonesia yakni Nol memiliki arti Semua atau Tidak karena merupakan angka yang mutlak
  • Angka 1 (Satu ) memiliki makna perorangan atau agresor yang maksudnya adalah The Yang yang merupakan penyeimbang dari Yin lainnya
  • Angka 2 (Dua ) yang berarti stabilitas atau saldo  / uni/ reseptif
  • Angka 3 (Tiga) yang maksudnya adalah berbicara dan pemahaman, komunikasi, netralisasi interaksi
  • Angka 4 (Empat) yang berarti penciptaan dan kematian
  • Angka 5 (Lima ) yang berarti tindakan atau kegelisahan
  • Angka 6 (Enam) yang maksudny adalah fluidity atau tanggung jawab/ reaksi
  • Angka 7 (Tujuh ) yang maksudnya mind, kesadaran dan pikiran
  • Angka 8 (Delapan) yang bermakna pengorbanan, kerja keras, kekuasaan, infinite (tidak ada awal dan tidak ada akhir/ terus menerus )
  • Angka 9 (Sembilan ) yang bermakna tingkat tertinggi perubahan dan
  • Angka 10 (Sepuluh) yang maknanya adalah menajdi di lahirkan kembali atau kelahiran kembali

Tidak semua angka memiliki makna yang sama, namun hal ini adalah keberagaman budaya di dunia ini.  Semoga makna filosofi angka di negeri cina ini dapat menambah keberagaman ilmu budaya yang anda miliki.

All images capture with Microsoft Lumia 535